Relawan TIK Kalbar Gelar Pandu Digital

Relawan TIK Kalbar Gelar Pandu Digital – Indonesia masih terdapat kesenjangan digital terutama didaerah perdesaan, perbatasan dan pulau terluar. Kesenjangan digital tersebut tidak hanya disebabkan kurangnya infrastuktur saja namun juga didasarkan pada keinginan dan kemauan untuk menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Internet. Padahal dengan adanya TIK, masyarakat dapat menerima manfaat yang sangat besar tidak hanya sebagai sarana belajar tetapi juga dapat meningkatkan taraf hidupnya. Untuk mengurangi kesenjangan digital, diperlukan agen perubahan di masyarakat yang senantiasa melakukan pendampingan sesuai dengan dinamika perkembangan masyarakat dalam memanfaatkan perkembangan TIK, maka diperlukannya pemberdayaan Pandu Digital guna mendukung Literasi Digital. Dengan adanya pendampingan di masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan TIK dengan Cerdas, Kreatif dan Produktif oleh Pandu Digital pada semua tingkatan masyarakat baik desa maupun kota, maka diharapkan kesenjangamn digital bisa berkurang, karena masyarakat telah banyak yang melek teknologi.

Pandu Digital menjadi program Resmi di Kominfo yang termasuk dalam DIPA Direktorat Ditjen Aplikasi Informatika No. 059.04.1.664262/2019. Pada dasarnya semua orang bisa menjadi Pandu Digital dengan Syarat antara lain: Usia minimal 17 tahun dan maksimal 65 Tahun Siswa ataupun Mahasiswa yang masih aktif atau sudah lulus. masyarakat yang berkomitmen untuk menjadi Pandu Digital.

Menjadi Pandu Digital memperoleh beberapa manfaat diantaranya: Memperluas jejaring dengan berkenalan dengan berbagai orang dari penjuru tanah air yang mempunya latar belakang budaya dan keahlian berbeda-beda. Mengasah keahlian tertentu sesuai bakat dan minat, dengan mengikuti Seminar Nasional dan Workshop, pelatihan yang di selenggarakan Kominfo secara Gratis. Menjadi individu yang tangguh dan berguna bagi kemajuan nusa bangsa dengan berbagi ilmunya kepada masyarakat. Mendapat pengakuan dengan ditandai oleh penerimaan Sertifikat dan Bad sesuai dengan tingkatan keahliannya. Mendapat kepuasan batin ketika bisa berbagi kepada sesama. Jika seorang akademisi, sebagai bagaian dari pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Berkesempatan untuk mendapatkan reputasi nasional dalam bentuk piagam penghargaan atas prestasi kinerja Pandu Digital.

Relawan TIK Kalimantan Barat menjadi salah satu yang mendapat undangan untuk ikut dalam kegiatan webinar dan lokakarya dengan tema Peran Pandu Digital dalam Mendampingi Transformasi Desa Digital.

Pandu Digital Kalbar
Melihat keberhasilan Relawan TIK Kalbar menyelenggarakan 6 (enam) kegiatan Webinar Digital Skill sekaligus dimana di tiga pelaksanaan terakhir mencetak hattrick keikutsertaan peserta melebihi angka 400 orang, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) pun menunjuk Kalimantan Barat menjadi kota tuan rumah setelah Cirebon.

Tentu saja permintaan dari pihak KEMENKOMINFO RI ini bukanlah sebuah tugas yang ringan karena ada sebuah tanggung jawab besar dibelakangnya karena setelah ini para Pandu Digital Kalbar harus muncul dan mengambil peran serta ke masyarakat langsung.

Dan karena merasa masih baru kenal dengan istilah Pandu Digital ini, maka para pengurus Relawan TIK Kalbar diminta untuk ikut serta dalam kegiatan Webinar dan Lokakarya Pandu Digital di Cirebon yang mengambil tema Peran Pandu Digital dalam Mendampingi Desa Digital.

Alamat
Jalan KH. Abdurrahman Wahid Gg. Tegal Sari 1 No 21 Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Contact
https://wa.me/6289693950127

E-Mail
feri@yale.sch.id

Website
www.yale.sch.id

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *