Jenis-jenis dan Generasi Prosesor Intel

Jenis-jenis dan Generasi Prosesor Intel

Jenis-jenis dan Generasi Prosesor Intel-Salah satu produsen prosesor ternama saat ini adalah prosesor Intel. Semenjak berdirinya pada 1968 hingga saat ini, Intel telah mengembangkan banyak varian dan jenis prosesor yang canggih dan diperuntukkan untuk berbagai komputer dan fungsinya. Dimulai prosesor yang hemat daya, high-end, hingga prosesor multi-core 64-bit.Prosesor Intel ini tidak dapat kita lihat dari luaran komputer atau laptop, komponen ini telah tertanam di dalamnya. Berikut prosesor intel dari masa ke masa:

1. Generasi Nehalem

Dirilis pada 2010, Nehalem adalah mikro-arsitektur prosesor Intel yang termasuk di generasi pertama. Nehalem merupakan penerus arsitektur core awal yang mempunyai keterbatasan tertentu seperti tidak memiliki keahlian dalam meningkatkan clock speed, tidak efisien, dll.

Generasi pertama ini menyematkan teknologi fabrikasi 45-nanometer dan menggabungkan RAM DDR3 di chip Prosesornya. Nehalem juga mengenalkan kembali teknologi hyper-threading yang sebelumnya telah ditinggalkan khususnya untuk model Prosesor core i3 seri pertama.

Perihal cache, Nehalem memiliki cache L1 64 KB, cache L2 256 KB per core dan cache L3 4 MB hingga 12 MB yang digunakan bersama dengan semua Prosesor core.

2. Generasi Sandy Bridge

Diperkenalkan pada 2011, generasi kedua diberi nama Sandy Bridge hadir menggunakan teknologi fabrikasi 32-nanometer untuk menggantikan Architecture Nehalem. Teknologi tersebut yang membuat lebih praktis dan efisien dibanding generasi sebelumnya.

Generasi kedua ini menggunakan cache L1 62 KB dan 256 KB per core yang sama untuk cache L2, akan tetapi ada perbedaan pada cache L3 1 MB hingga 8 MB. Sedangkan, untuk Prosesor extreme, dari 10 MB sampai 15 MB.

Sandy Bride menggunakan socket 1155 LGA dan 2-channel DDR3-1066 RAM. Generasi ini dilengkapi dengan fitur VGA, GPU atau pengolah grafis di dalamnya. Berikut ini terlampir contoh seri Prosesor dari generasi Sandy Bridge:

  • Intel® Core™2 Duo Prosesor E8500
  • Prosesor Intel® Core™ i3-2120
  • Prosesor Intel® Core™ i5-2400S
  • Prosesor Intel® Core™ i7-2600K

3. Generasi Ivy Bridge

Generasi ketiga yang dinamai Ivy Bridge diumumkan ke publik pada September 2012. Menggunakan fabrikasi 22 Nanometer membuat Ivy Bridge menjadi lebih efisien dan jauh lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.

Didukung dengan port USB 3.0 dan PCle 3.0, rupanya Processor ini memiliki kekurangan yaitu lebih banyak mengeluarkan panas jika disandingkan dengan Sandy Bridge.

Sedangkan, untuk arsitekturnya generasi ketiga ini memakai socket LGA 1155 yang sama dengan DDR3-1333 sampai DDR3-1600 RAM. Di bawah ini ialah beberapa seri Prosesor Ivy Bridge:

  • Prosesor Intel® Core™ i3-3220
  • Prosesor Intel® Core™ i5-3570T
  • Prosesor Intel® Core™ i7-3770T
  • Prosesor Intel® Core™ i7-3370

4. Generasi Haswell

Haswell merupakan Prosesor Intel generasi keempat yang teknologi fabrikasinya sama seperti Ivy Bridge, 22 Nanometer. Akan tetapi generasi yang diluncurkan pada 2013 ini, memiliki kecepatan lebih unggul dibanding Ivy Bridge.

Kecepatan Prosesor Intel yang mencapai di atas 3.4 GHz ini, memiliki banyak fitur seperti didukung dengan socket baru (LGA 1150, BGA 1364, LGA 2011-33), desain cache baru, teknologi DDR4, dan lain-lain.

Prosesor Intel dari generasi Haswell:

  • Prosesor Intel® Core™ i3-4330
  • Prosesor Intel® Core™ i5-4670
  • Prosesor Intel® Core™ i5-4670K
  • Prosesor Intel® Core™ i7-4790K

5. Generasi Broadwell

Broadwell, lahir menjadi generasi kelima Prosesor Intel pada 2015. Menggunakan arsitektur fabrikasi 14 Nanometer yang berukuran 37% lebih kecil dan membuatnya lebih hemat daya dari pendahulunya.Intel memaparkan bahwa kehadiran Broadwell CPU mendorong daya pakai baterai perangkat mampu ditingkatkan selama 1,5 jam. Untuk tampilan desain Broadwell lebih kecil terutama untuk komputer atau Laptop, tetapi performanya lebih tinggi 20% dari generasi sebelumnya.

Generasi Broadwell memakai socket LGA 1150 dan LGA 2011-v3 2-channel DDR3L-1333/1600 RAM. Berikut adalah beberapa seri Prosesor Intel dari generasi kelima:

  • Prosesor Intel® Core™ i5-5675C
  • Prosesor Intel® Core™ i5-5675R
  • Prosesor Intel® Core™ i7-5775C
  • Prosesor Intel® Core™ i7-5775R

Jenis – jenis prosesor Intel

1. Intel Atom

Prosesor yang memiliki kecepatan proses data 1,6 ghz dengan jumlah pinnya 437 ini tampaknya tidak fokus pada kinerja, sehingga hasil benchmark Intel Atom lebih rendah dibanding prosesor yang digarap untuk pengaplikasian pada laptop dan desktop. Terdapat beberapa sub-jenis dari proses Intel Atom di antaranya yaitu prosesor intel atom yang memiliki N designator dan Z designator. Perbedaanya apa sih? Kalau N designator biasanya dikembangkan untuk netbook, sementara Z designator dirancang untuk ponsel pintar atau perangkat internet seluler.

2. Intel Celeron

prosesor Intel Celeron merupakan salah satu jenis prosesor yang dapat diandalkan untuk PC/laptop tingkat pemula atau kelas bawah, umumnya digunakan untuk komputasi dasar dan kegiatan web. Prosesor rancangan Intel Corporation ini hanya memiliki satu core atau inti yang disebut juga single core.

Prosesor Intel Celeron terus dikembangkan sehingga munculnya banyak variannya. Setiap varian memiliki ukuran panjang transistornya masing-masing. Tidak hanya itu, seiring perkembangannya Celeron menjadi Celeron D yang dipasarkan sebagai prosesor tingkat low-end.

3. Intel Pentium

Prosesor intel satu ini mungkin sudah tidak asing, Pentium. Prosesor ini diciptakan untuk merebut posisi pertama dari saingannya (seperti AMD, Cyrix). Pentium sudah dioperasikan sebagai nama sejumlah generasi prosesor yang berbeda. Pentium menjadi generasi pertama Intel dengan konfigurasi CPU register 32-bit.

Selanjutnya ada Pentium Pro yang memiliki 5.500.000 transistor yang membuat kinerja pengiriman data menjadi cepat. Dirilis 1995, Pentium Pro sangat dibutuhkan pada masa itu karena komputasi tinggi mulai dilirik dan cukup penting. Prosesor ini biasanya diimplementasikan pada perangkat lunak server dan workstation.

4. Intel Core i3

Prosesor Core i3 dapat dikatakan sebagai kakak dari Core i5 dan Core i7 dengan kecepatan yang dimilikinya jauh lebih kecil. Tidak heran maka prosesor yang dirilis pada 2008 ini termasuk sebagai prosesor tingkat dasar atau entry level. Di samping itu, penggunaan prosesor ini tidak memakan daya yang besar dibanding jenis Core lainnya yang hanya membutuhkan daya 35 Watt. Prosesor Intel Core i3 memiliki dua jenis arsitektur yaitu CPU 32-bit dan 64-bit, namun tergantung dari variannya. Prosesor yang dilengkapi dengan socket LGA 1155 dan 1156 ini biasanya digunakan untuk kegiatan multi-tasking yang tidak terlalu banyak.

5. Intel Core i5

Prosesor Intel Core i5 adalah prosesor dengan tingkat kinerja menengah dalam varian Intel Core. Core ini bekerja pada dua arsitektur yaitu 64-bit dan 32-bit, tergantung variannya. Core i5 rupanya memiliki fitur baru yaitu dengan menanamkan fungsi Northbridge atau dikenal dengan KIA pada motherboard.

Terdapat dua seri dalam Core i5, yang mempunyai dual core dan quan core. Untuk seri dual core yang memiliki teknologi Hyper Threading, sementara seri quan core memiliki range clockspeed dari rendah hingga tinggi dan fitur unlock yang dapat di overlock oleh pengguna agar dapat meningkatkan kinerjanya.

 

Leave a Reply